Social Icons

Mengulas Manfaat Yang Terkandung Dalam Setiap Komposisi Glutera

Mengulas Manfaat Yang Terkandung Dalam Setiap Komposisi Glutera


Haalloo sista... agan...
Masih ragu dan takut menggunakan GLUTERA???
mengapa harus ragu??

Glutera aman dan telah terdaftar pada BPOM loh agan dan sista. untuk mengecek BPOM Glutera silahkan KLIK DISINI!!

Glutera juga aman loh, tidak mengandung bahan berbahaya seperti MERKURI dan HIDROQUINONE. Glutera adalah minuman serbuk coklat, jika anda belum mengenal apa itu Glutera silahkan KLIK DISINI!! Kandungan di dalam glutera yaitu:

INGREDIENT GLUTERA™ (Glutathione Precursors) :
Untuk kebutuhan standart konsumsi per 2 hari 1 sachet, untuk kebutuhan lebih bisa diminum per-hari 1 sachet. Nutrition Fact : Serving Size 15 Gr, Serving Per Sachet 1, Amount Per Serving; Calories, Protein, Carbohydrate, Sugar, Natrium, Calcium, Iron, Zinc, Fosfor, Magnesium,
* Present based on the needs of 2000 kcal your energy needs be higher or lower.
    L-Glutathione,
    L-Glutamine,
    L-Cysteine,
    L-Glycine,
    L-Glutamic Acid,
    Alpha Lipoic Acid (ALA),
    NAC (N-Acetyl-L-Cysteine),
    Milk Thistle Extract (Silybum marianus).
    Vit A (as beta karoten),
    Vit C (as ascorbic acid lipit metabolite),
    Vit D (as cholecalciferol),
    Vitamin B Complex,
    Vit E (as tokoferol),

mari kita ulas satu-persatu apa saja manfaat dari komposisi Glutera di atas yang diambil dari beberapa sumber:
  •  L-Glutathione
Glutathione diproduksi di dalam sel dan membantu melindungi sel-sel dengan menetralisir racun melalui proses yang disebut anti oksidasi. Ketika anti oksidasi berlangsung zat-zat berbahaya menjadi larut dan dieliminasi oleh sistem secepat mungkin.
Manfaat kesehatan yang disediakan oleh Glutathione yang jelas. nutrisi ini membantu untuk mencegah penyakit kanker lainnya seperti diabetes gangguan syaraf dll Hal ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh diperkuat. Glutathione aktif mengurangi kemungkinan zat beracun merusak sel-sel di dalam tubuh.
Selain itu Glutathione memiliki sisi manfaat yang luar biasa. Ini sebenarnya membantu untuk kelancaran keluar kerutan pada kulit dan menghilangkan bintik-bintik dan pigmen. Ini mencapai ini dengan menghilangkan tirosinase kelebihan dalam tubuh. sehingga dapat membuat kulit anda menjadi putih bersih.

  • L-Glutamin
Glutamin adalah asam amino yang paling banyak dalam tubuh manusia dan terlibat dalam proses metabolisme lebih daripada asam amino lainnya. Ini banyak digunakan sebagai bahan bakar oleh berbagai sistem organ. Penelitian telah menunjukkan glutamin untuk menjadi integral dalam fungsi tubuh berfungsi dengan semestinya.
Glutamin ini telah digunakan dalam perawatan atau manajemen dari berbagai kondisi dan penyakit, termasuk luka bakar, kanker kolorektal, penyakit Crohn, HIV / AIDS, penyakit inflamasi usus (IBD), sindrom iritasi usus (IBS), obesitas, peritonitis, kerusakan radiasi, sepsis, ulseratif kolitis, dan penyembuhan luka. Hal ini juga digunakan untuk pertumbuhan otot di angkat besi, binaraga, ketahanan dan olahraga lainnya. Glutamin juga digunakan sebagai terapi tambahan untuk mengurangi karbohidrat, alkohol dan / atau asupan kokain. Hal ini digunakan untuk membantu masyarakat dalam pengelolaan hasrat gula pada diabetes. Glutamin juga telah digunakan untuk meningkatkan fungsi otak seperti bahan bakar dua otak neurotransmitter yang paling penting. Telah digunakan untuk membantu ingatan, meningkatkan IQ pada mereka yang memiliki keterbelakangan mental, dan untuk mendukung orang-orang dengan skizofrenia dan kepikunan. Ini juga telah digunakan dalam pengobatan ADHD, kegelisahan dan depresi. Glutamin juga digunakan sebagai anti-inflamasi dalam perawatan penyakit autoimun dan memelihara glutathione, penting untuk detoksifikasi dan dukungan kekebalan, tingkat di hati.
  •  L-Cysteine
cysteine (l-cysteine) adalah asam amino yang mengandung gugus sulfur, dimana cysteine ini secara alami terdapat dalam makanan (kuning telur, bawang putih, brokoli, oat, dan wheat germ) dan juga diproduksi oleh liver dari asam amino methionine.  L-cysteine ini memiliki banyak fungsi dalam tubuh, salah satu yang terpenting adalah memiliki kontribusi terhadap pembentukan glutathione.  Tanpa glutation fungsi metabolik dalam sel-sel tubuh kita akan mengalami kegagalan dikarenakan tidak adanya perbaikan akibat paparan radiasi, radikal bebas, logam berat yang membombardir sel-sell tubuh.  Sintesa glutation  tidak dapat terjadi jika tidak ada cysteine, selain cysteine asam amino yang berkontribusi terhadap pembentukan glutation adalah glycine dan glutamic acid.
Fungsi penting cysteine :
*Membantu tubuh untuk proses detoksifikasi (pembuangan racun) bahan kimia dan logam berat (merkuri, timbal, cadmium)
*Membawa zat-zat gizi penting menuju sel-sel yang berperan dalam kekebalan tubuh (limfosit dan fagosit)
*Pembentukan dari glutation , kekurangan glutation selular lebih dikarenakan  oleh kekurangan cysteine dibandingkan dengan glycine dan glutamic acid
*Membantu mengurangi mucus (lender ) pada saluran pernapasan
  • L-Glycin
Glisina (Gly, G) atau asam aminoetanoat adalah asam amino alami paling sederhana. Rumus kimianya C2H5NO2. Asam amino ini bagi manusia bukan merupakan asam amino esensial karena tubuh manusia dapat mencukupi kebutuhannya.
Glisina merupakan satu-satunya asam amino yang tidak memiliki isomer optik karena gugus residu yang terikat pada atom karbon alpha adalah atom hidrogen sehingga terjadi simetri. Jadi, tidak ada L-glisin atau D-glisin.
Glisina merupakan asam amino yang mudah menyesuaikan diri dengan berbagai situasi karena strukturnya sederhana. Sebagai misal, glisina adalah satu-satunya asam amino internal pada heliks kolagen, suatu protein struktural. Pada sejumlah protein penting tertentu, misalnya sitokrom c, mioglobin, dan hemoglobin, glisina selalu berada pada posisi yang sama sepanjang evolusi (terkonservasi). Penggantian glisina dengan asam amino lain akan merusak struktur dan membuat protein tidak berfungsi dengan normal.
Glisina merupakan asam amino nonesensial bagi manusia. Tubuh manusia memproduksi glisina dalam jumlah mencukupi. Glisina berperan dalam sistem saraf sebagai inhibitor neurotransmiter pada sistem saraf pusat (CNS).
  •   L-Glutamic Acid
Asam folat (bahasa Inggris: L-glutamic acid) adalah vitamin yang larut air. Vitamin B9 sangat penting untuk berbagai fungsi tubuh mulai dari sintesis nukleotid ke remetilasi homocysteine. Vitamin ini terutama penting pada period pembelahan dan pertumbuhan sel. Anak-anak dan orang dewasa memerlukan Asam Folat untuk memproduksi sel darah merah dan mencegah anemia. Folat dan asam folat mendapatkan namanya dari kata latin folium (daun)
Asam Folat juga sangat penting bagi wanita hamil. Asupan asam folat yang cukup sebelum dan selama kehamilan akan mencegah timbulnya kecacatan tabung saraf (Neural Tube Defects) NTDs pada bayi, yaitu spina bifida (kelainan pada tulang belakang) dan anencephaly (kelainan dimana otak tidak terbentuk). Dengan asupan asam folat yang cukup pada masa sebelum dan selama kehamilan yaitu sekitar 0.4 - 0.8 mg per hari, risiko timbulnya NTDs pada bayi dapat diturunkan hingga 80 %.
Wanita yang berencana hamil perlu mengonsumsi asam folat secara cukup, minimal 4 bulan sebelum kehamilan karena kekurangan asam folat berisiko bayi lahir dengan cacat pada sistem saraf (otak) atau cacat tabung saraf (Neural Tube Deffect).
  •  Alpha Lipoic Acid (ALA)
 LA juga merupakan antioksidan yang banyak dikonsumsi, dan segera terkonversi oleh NAD+ atau NADP menjadi bentuk senyawa reduksi yang disebut asam dihidrolipoat (DHLA). Kedua status redoks senyawa LA dan DHLA merupakan antioksidan, hal ini berbeda dengan sifat senyawa lain seperti glutathion yang berfungsi sebagai antioksidan hanya pada status reduksi saja.
LA memiliki 2 isomer yaitu R-enantiomer dan S-enantiomer. R-LA (bahasa Inggris: [(R)-5-(1,2-dithiolan-3-yl)pentanoic acid) dapat ditemukan pada banyak makanan yang mengandung sejenis protein yang disebut lisina. Ikatan kovalen yang dibentuk antara kedua senyawa tersebut menghasilkan senyawa yang disebut lipolisina, yang banyak ditemukan pada bahan nabati seperti horenso, brokoli, tomat, garden peas, brussel sprouts, rice bran, dan khamir; dan bahan hewani seperti jantung, hati dan ginjal.
LA meningkatkan regulasi atas gula darah dan polineuropati yang terkait dengan diabetes mellitus, selain itu, juga, dengan efektif menghilangkan pengaruh keracunan akibat logam berat. LA yang terikat dengan lisina berfungsi sebagai kofaktor bagi enzim kompleks dehidrogenase di dalam mitokondria.
Sebagai antioksidan, LA secara langsung menekan radikal bebas dan dengan kapasitas untuk membungkus senyawa logam, LA secara langsung menekan produksi ROS. Interaksi antara LA dengan antioksidan lain akan mengembalikan/meningkatkan kadar antioksidan tersebut termasuk glutathion dan vitamin C, E, terutama di dalam sitoplasma sel. Hal ini dimungkinkan oleh salah satu sifat LA sebagai senyawa hidrofilik, hidrofobik dan amfifilik hingga memungkinkan aktivitas di dalam fase aqeous intraselular, fase lipid membran plasma, serum dan lipoprotein, dibandingkan dengan vitamin C yang bersifat hidrofilik dan vitamin E yang bersifat hidrofobik.
  • NAC (N-Acetyl-L-Cysteine)
Acetylcysteine ​​Rinn / ə ˌ sɛtəlsɪsti ː n / , juga dikenal sebagai N - acetylcysteine ​​atau N - asetil - L - sistein ( disingkat NAC ) , adalah obat farmasi dan suplemen gizi yang digunakan terutama sebagai agen mukolitik dan dalam pengelolaan parasetamol ( acetaminophen ) overdosis . Kegunaan lain termasuk sulfat kepuasan dalam kondisi seperti autisme , di mana sistein dan terkait asam amino sulfur dapat habis .Acetylcysteine ​​merupakan turunan dari sistein , gugus asetil melekat ke atom nitrogen . Senyawa ini dijual sebagai suplemen diet umumnya mengklaim antioksidan dan hati melindungi efek . Hal ini digunakan sebagai obat batuk karena melanggar ikatan disulfida dalam lendir dan mencairkan itu , sehingga lebih mudah untuk batuk . Hal ini juga tindakan ini melanggar ikatan disulfida yang membuatnya berguna dalam penipisan lendir abnormal tebal pada pasien cystic fibrosis dan paru .
  • Milk Thistle Extract (Silybum marianus)
Kandungan aktif milk thistle adalah senyawa kimia yang disebut sebagai flavonoid. Flavonoid dalam milk thistle adalah silybin, silydianin, dan silychristin. Secara bersama, ketiga flavonoid ini disebut sebagai silymarin. Oleh karena itu, orang sering menyebut milk thistle dengan silymarin.
Dengan formula C25H22O10, silymarin atau silibinin berperan sebagai antioksidan yang melindungi aksi radikal bebas. Beberapa produk perawatan kulit mengandung senyawa ini karena aktivitas antioksidannya dapat mengurangi risiko kanker kulit.
Silymarin melindungi hati dengan merangsang pembentukan sel-sel hati yang baru. Dengan menghambat pembentukan peroxidation silymarin membantu mengurangi atau melindungi hati dari kerusakan yang disebabkan oleh alkohol, jamur beracun, obat-obatan, dan berbagai racun lainnya.
Untuk pengobatan, dibuat ramuan semacam jamu dari biji milk thistle. Ramuan ini sudah dipakai selama lebih dari 2.000 tahun sejak zaman Yunani dan Romawi kuno. Saat ini, juga tersedia teh milk thistle. Tetapi perlu diingat bahwa silymarin, bahan aktif yang terkandung dalam milk thistle larut dalam alkohol, tidak dapat diekstraksi dengan air secara efektif. Jika anda mau mencoba membeli ekstrak milk thistle, hal yang sangat penting, pastikan standarisasi dari proses ekstraksi dan perusahaan yang telah memiliki good standard manufacturing processes dan perhatikan dosis yang dianjurkan.
Kegunaan milk thistle yang telah diujicobakan pada manusia dan atau binatang. Keamanan dan efektivitasnya tidak selalu sama untuk setiap orang. Pada beberapa kasus yang serius harus dievaluasi oleh tim kesehatan yang memenuhi kualifikasi.
  •  Vitamin A (as beta karoten)
Beta karoten, salah satu bentuk vitamin A, merupakan senyawa dengan aktivitas antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas. Senyawa radikal bebas ini banyak berasal dari reaksi oksidasi di dalam tubuh maupun dari polusi di lingkungan yang masuk ke dalam tubuh. Antioksidan di dalam tubuh dapat mencegah kerusakan pada materi genetik (DNA dan RNA) oleh radikal bebas sehingga laju mutasi dapat ditekan. Penurunan laju mutasi ini akan berujung pada penurunan risiko pembentukan sel kanker. Aktivitas antioksidan juga terkait erat dengan pencegahan proses penuaan, terutama pada sel kulit.
  •  Vitamin C (as ascorbic acid lipit metabolite)
Menelusuri fungsi vitamin C bagi kesehatan tubuh seakan tidak ada habisnya. Vitamin C dalam tubuh diperlukan untuk sintesis kolagen, komponen struktural penting dari pembuluh darah, tendon, ligamen, dan tulang. Vitamin C juga berperan penting dalam sintesis neurotransmitter, norepinefrin.
Neurotransmiter sangat penting untuk fungsi otak dan diketahui mempengaruhi suasana hati. Selain itu, vitamin C diperlukan untuk sintesis carnitine, sebuah molekul kecil yang sangat penting untuk transportasi lemak untuk konversi menjadi energi.
Fungsi Vitamin C selanjutnya adalah, membantu metabolisme kolesterol menjadi asam empedu, yang mungkin memiliki implikasi untuk tingkat kolesterol darah dan timbulnya batu empedu. Vitamin C juga merupakan antioksidan yang sangat efektif. Bahkan dalam jumlah kecil, vitamin C dapat melindungi molekul penting, seperti protein, lipid (lemak), karbohidrat, dan asam nukleat (DNA dan RNA) dari kerusakan yang diakibatkan radikal bebas, racun, ataupun polusi.
  •  Vitamin D (as cholecalciferol)
Di dalam tubuh, vitamin D dapat membentuk struktur tulang dan gigi yang kuat. Vitamin D meningkatkan absorbsi kalsium di saluran pencernaan. Selain itu, vitamin D juga dapat memperkuat sistem kekebalan dan mencegah berbagai jenis kanker. Apabila terjadi defisiensi vitamin D, tubuh akan mengalami berbagai gangguan penyakit, antara lain osteoporosis, osteopenia, diabetes, hipertensi, dan berbagai penyakit jantung, kanker payudara, dan kanker endometrium.
Molekul aktif dari vitamin D, yaitu kalsitriol, merupakan pemeran utama dalam metabolisme absorpsi kalsium ke dalam tulang, fungsi otot, sekaligus sebagai immunomodulator yang berpengaruh terhadap sistem kekebalan untuk melawan beberapa penyakit, termasuk diabetes dan kanker. Sumber utama vitamin D adalah kulit yang terpapar radiasi ultraviolet.
Di dalam tubuh, vitamin D diserap di usus dengan bantuan senyawa garam empedu. Setelah diserap, vitamin ini kemudian akan disimpan di jaringan lemak (adiposa) dalam bentuk yang tidak aktif.
  •  Vitamin B Complex
Tubuh membutuhkan bantuan Vitamin B kompleks pada saat mengubah karbohidrat menjadi glukosa yang pada gilirannya menghasilkan energi pada saat beraktivitas ataupun latihan. Jika tubuh kekurangan vitmain ini, maka proses produksi energi tidak berjalan optimal dan Anda bisa mengalami cepat lelah dan penurunan vitalitas saat latihan dan beraktivitas.

Manfaat Vitamin B Complex :

Membantu Proses Metabolisme

Karena larut dalam air, vitamin B kompleks mampu memperbaiki pencernaan dan produksi asam klorida (HCL) yang berfungsi memecah lemak, protein, dan karbohidrat.
Vitamin B1, B2, B3 dan B6 sangat penting dalam menjaga pencernaan sehingga kekurangan vitamin ini akan memicu masalah pencernaan parah.

Meningkatkan Fungsi Otak

Vitamin B kompleks juga berperan dalam meningkatkan fungsi memori dan konsentrasi.Vitamin ini bekerja dengan cara membangun perisai pelindung di sekitar saraf otak dari ancaman homosistein yang dikenal sebagai racun bagi sel-sel saraf.

Mencegah Penuaan Dini

Kesehatan kulit, rambut, dan kuku tergantung pada sistesis RNA (ribonucleic acid) dan DNA (deoxyribonucleic acid) yang terjadi setelah dibantu vitamin B kompleks.Gangguan kulit seperti dermatitis, kulit berminyak, ketombe, bibir pecah-pecah, kulit kering, dan kulit keriput merupakan akibat kekurangan vitamin ini.

Menurunkan Kadar Kolesterol

Vitamin B kompleks juga mengandung unsur niacin, yang dapat membantu menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). Selain itu, vitamin ini juga berperan mencegah pengerasan pembuluh darah yang dapat mengakibatkan serangan jantung dan stroke.
Daging, ikan, dan biji-bijian seperti beras dan gandum, mengandung semua vitamin B kompleks, namun vitamin ini banyak ditemukan di bagian luar makanan ini. Ini berarti bahwa beras yang dipoles telah banyak kehilangan vitamin ini.
Jika Anda tidak mendapatkan vitamin B kompleks dari makanan, Anda bisa mendapatkannya dari suplementasi multivitamin dan mineral. Sebagian besar multivitamin dan suplemen mineral mengandung vitamin B kompleks,  dan didukung komposisi vitamin lain yang lebih lengkap.
  • Vitamin E (as tokoferol)
Fungsi utama vitamin E di dalam tubuh adalah sebagai antioksidan alami yang mambuang radikal bebas dan molekul oksigen. Secara partikular, vitamin E juga penting dalam mencegah peroksidasi membran asam lemak tak jenuh. Vitamin E dan C berhubungan dengan efektifitas antioksidan masing-masing. Alfa-tokoferol yang aktif dapat diregenerasi dengan adanya interaksi dengan vitamin C yang menghambat oksidasi radikal bebas peroksi. Alternatif lain, alfa tokoferol dapat membuang dua radikal bebas peroksi dan mengkonjugasinya menjadi glukuronat ketika ekskresi di ginjal.Vitamin E adalah vitamin yang larut dengan baik dalam lemak dan melindungi tubuh dari radikal bebas. Vitamin E juga berfungsi mencegah penyakit hati, mengurangi kelelahan, membantu memperlambat penuaan karena vitamin E berperan dalam  suplai oksigen ke darah sampai dengan ke seluruh organ tubuh. Vitamin E juga menguatkan dinding pembuluh kapiler darah dan mencegah kerusakan sel darah merah akibat racun. Vitamin E  membantu mencegah sterilitas dan destrofi otot.

Nah, setelah membaca manfaat dari masing-masing komposisi glutera apakah anda masih ragu untuk mengkonsumsi Glutera??
Semua kandungan yang terkandung di dalam Glutera sangat diperlukan dan baik oleh tubuh anda. Jadi tunggu apa lagi? konsumsi Glutera mulai dari sekarang! dan rasakan manfaatnya!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar